Monday, July 22, 2013

MORNING GALAU
 
Jogja, 23 Joely 2013
 
 
 
Jiwaku lelah
 
Ragaku letih
 
Di atas karang hidup kakiku bertumpu
 
Yang meski tidak tajam, tapi menyakitkan
 
Dengan kerikil kerikil duka yang seakan terus menyeruak masuk
 
ke ujung kaki hidupku yang semakin nganga terluka
 
 
Sampai kapan entah
 
Aku tak mengerti
 
Mengapa semua ini terjadi pada diriku
 
Pada hidupku
 
 
Mendamaikan hati, menentramkan jiwa tak pernah berhenti aku coba
 
Meski karang hidup yang tidak tajam tapi menyakitkan tempat aku bertumpu
 
Tidak pernah mau bersahabat dengan hati dan jiwaku
 
Dengan kesempurnaan hidupku
 
 
Akankah ada batas waktu....???
 
 
Jiwaku lelah
 
Ragaku letih
 
Aku ingin karang hidup yg meski tidak tajam tapi menyakitkan itu
 
Menjadi tumpukan pasir putih
 
Yang meski tidak kuat dipijak
 
Tetapi lembut dan menenggelamkan kaki hidupku
 
 
Akankah ada batas waktu
 
Mengakhiri jiwa yang lelah dan raga yang letih
 
Yang selalu bertumpu pada karang hidup yang meski tidak tajam tapi menyakitkan
 
Dengan kerikil kerikil duka yang seakan terus menyeruak masuk
 
ke ujung kaki hidupku yang semakin nganga terluka
 
Hanya Tuhan Yang Maha Tahu


No comments:

Post a Comment