MORNING GALAU
Jogja, 23 Joely 2013
Jiwaku lelah
Ragaku letih
Di atas karang hidup kakiku bertumpu
Yang meski tidak tajam, tapi menyakitkan
Dengan kerikil kerikil duka yang seakan terus menyeruak masuk
ke ujung kaki hidupku yang semakin nganga terluka
Sampai kapan entah
Aku tak mengerti
Mengapa semua ini terjadi pada diriku
Pada hidupku
Mendamaikan hati, menentramkan jiwa tak pernah berhenti aku coba
Meski karang hidup yang tidak tajam tapi menyakitkan tempat aku bertumpu
Tidak pernah mau bersahabat dengan hati dan jiwaku
Dengan kesempurnaan hidupku
Akankah ada batas waktu....???
Jiwaku lelah
Ragaku letih
Aku ingin karang hidup yg meski tidak tajam tapi menyakitkan itu
Menjadi tumpukan pasir putih
Yang meski tidak kuat dipijak
Tetapi lembut dan menenggelamkan kaki hidupku
Akankah ada batas waktu
Mengakhiri jiwa yang lelah dan raga yang letih
Yang selalu bertumpu pada karang hidup yang meski tidak tajam tapi menyakitkan
Dengan kerikil kerikil duka yang seakan terus menyeruak masuk
ke ujung kaki hidupku yang semakin nganga terluka
Hanya Tuhan Yang Maha Tahu
No comments:
Post a Comment